Rancu redam waktu
Seraya berteriak pagi itu
Gaduh nan sepi
Terhenti detikku dan hilang
Langkah kecil menujunya
Hampir tak sanggup
Hampir tak tahu
Tapi dustaa.. karna aku tahu
Wajahnya wajahku
Senyumnya senyumku
Sakitnya sakitu
Tapi tidak tangisku,,
karna dia tertawa bahagia harapku
Tertancap kerikil aneh
Sesak tapi tak berasa
Suarakan tangis namun bibir terkunci
Sampai dia datang,,, itu suaranya datang,,,
Aku yang ingin membutakan mata
Aku yang ingin menulikan telinga
Aku yang ingin membisu
Dan lari menjauh.. jauh sampai dia tak kudengar
Tidak... Teriak hatiku
Jangan... Pinta hatiku
Tapi kalian tahu
Tak ada yang mendengarku
Apa ini??
Tak ada yang dapat menjawab
Siapa dia??
Tak ada yang menolehku
Sosok berlarian dipikirku,,
Dia yang kukenal
Terbangun inginku
Bermimpi harapku
Bercanda Seruku
Bukan!!! teriak mereka padaku
Dan aku terdiam
Sampai dia memberi jawabannya padaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar