Seketika cetar dalam gelora
gelembung rasa pahit
pudar dengan getir kerisauan
Keterpaksaan
Harus berkelakar seraya tersenyum
Penanda aku baik
Dan selalu baik-baik saja
Cerobong duka
Merayap Asa tajam bersambung
Butiran lara
Merangkak Cita terurai tak berujung
Citra dan ego tak hilang
Aku dan prinsip pergi
Tanpa kemenangan
Hanya penyesalan
Rangkaian terkadang berintuisi
Sesal jawabannya
Tapi bukan....
Karna diapun tersenyum karna itu
Lara tapi tak terasa
Sakit juga tak kuingat
Hanya Sepi
Tak tau apa dan siapa yang harus dikasihani
Seraya merambat aku bertanya
Kenapa dengan kalian??
Kamu... bukan kami....
Ha Ha Ha Tak ada yang tau karna ini kisah belum usai
gelembung rasa pahit
pudar dengan getir kerisauan
Keterpaksaan
Harus berkelakar seraya tersenyum
Penanda aku baik
Dan selalu baik-baik saja
Cerobong duka
Merayap Asa tajam bersambung
Butiran lara
Merangkak Cita terurai tak berujung
Citra dan ego tak hilang
Aku dan prinsip pergi
Tanpa kemenangan
Hanya penyesalan
Rangkaian terkadang berintuisi
Sesal jawabannya
Tapi bukan....
Karna diapun tersenyum karna itu
Lara tapi tak terasa
Sakit juga tak kuingat
Hanya Sepi
Tak tau apa dan siapa yang harus dikasihani
Seraya merambat aku bertanya
Kenapa dengan kalian??
Kamu... bukan kami....
Ha Ha Ha Tak ada yang tau karna ini kisah belum usai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar